Content

domperidone maleate obat apa

Domperidone Maleate: Obat Untuk Keluhan Apa?

Keluhan Umum

Keluhan Umum

- Mual mengganggu menghambat kenikmatan menyantap makanan? - Gerakan mual dan muntah tanpa henti menguras stamina Anda? - Gangguan pencernaan yang terjadi terus-menerus menghantui hari-hari Anda? - Rasa pusing mendadak menerpa saat Anda menenggak susu atau obat-obatan tertentu? - Nyeri perut yang berkelanjutan menyerang tanpa ampun? - Gangguan asam lambung yang menyiksa menggerogoti ketenangan Anda?

Domperidone Maleate

Domperidone Maleate

  • Antagonis reseptor dopamin
  • Meningkatkan tonus sfingter esofagus bagian bawah
  • Mempercepat pengosongan lambung

Cara Kerja

  1. Memblokir efek dopamin, hormon yang memicu mual dan muntah
  2. Menjaga makanan dan obat tetap berada di perut lebih lama
  3. Meningkatkan gerakan usus, mempercepat proses pencernaan

Indikasi

Indikasi

  • Mual dan muntah akibat kemoterapi
  • Gastroparesis (pengosongan lambung tertunda)
  • Refluks gastroesofagus (GERD)
  • Gangguan pencernaan yang disertai kembung
  • Nyeri perut yang disebabkan oleh gangguan pencernaan

Dosis

Dosis

  • Dewasa: 10 mg hingga 20 mg, 3 kali sehari
  • Anak-anak (di atas 12 tahun): 5 mg hingga 10 mg, 3 kali sehari
  • Dosis harus dikonsumsi 15-30 menit sebelum makan

Efek Samping

Efek Samping

  • Sakit kepala ringan
  • Diare
  • Demam ringan
  • Ruam kulit
  • Peningkatan nafsu makan
  • Gangguan menstruasi
**Catatan:** Efek samping yang parah jarang terjadi. Jika Anda mengalami efek samping yang mengkhawatirkan, segera hubungi dokter.

Kontraindikasi

Kontraindikasi

  • Perdarahan saluran cerna
  • Obstruksi mekanis pada saluran pencernaan
  • Perforasi saluran cerna
  • Tumor hipofisis yang mengeluarkan prolaktin
  • Alergi terhadap domperidone

Interaksi Obat

Interaksi Obat

| Interaksi | Mekanisme | |---|---| | Ketoconazole | Meningkatkan kadar domperidone dalam darah | | Eritromisin | Dapat memperpanjang interval QT | | Quinidine | Dapat memperpanjang interval QT |

Tips Mengonsumsi

Tips Mengonsumsi

  1. Konsumsilah obat dengan segelas air penuh.
  2. Jangan mengunyah atau menghancurkan tablet.
  3. Hindari berbaring atau membungkuk setelah minum obat.
  4. Jika Anda lupa minum obat, segera minum dosis berikutnya.
  5. Jangan menggandakan dosis.

Tabel Ringkasan

Tabel Ringkasan

| Keluhan | Dosis | Efek Samping | |---|---|---| | Mual dan muntah | 10-20 mg, 3 kali sehari | Sakit kepala, diare | | Gastroparesis | 10-20 mg, 3 kali sehari | Demam, ruam kulit | | GERD | 10-20 mg, 3 kali sehari | Peningkatan nafsu makan, gangguan menstruasi | | Gangguan pencernaan | 10-20 mg, 3 kali sehari | Diare, sakit kepala | | Nyeri perut | 10-20 mg, 3 kali sehari | Demam, ruam kulit |

FAQ

FAQ

**Pertanyaan:** Apa perbedaan antara domperidone maleate dan domperidone succinate? **Jawaban:** Domperidone succinate adalah garam lain dari domperidone, namun memiliki bioavailabilitas yang lebih rendah. **Pertanyaan:** Apakah domperidone aman dikonsumsi saat hamil? **Jawaban:** Tidak disarankan mengonsumsi domperidone saat hamil atau menyusui. **Pertanyaan:** Bisakah domperidone menyebabkan peningkatan prolaktin? **Jawaban:** Ya, domperidone dapat menyebabkan peningkatan prolaktin, hormon yang berperan dalam produksi susu. **Pertanyaan:** Apakah domperidone tersedia dalam bentuk generik? **Jawaban:** Ya, domperidone tersedia dalam bentuk generik. **Pertanyaan:** Apa saja tips untuk mencegah efek samping domperidone? **Jawaban:** Mengonsumsi obat dengan makanan, menghindari berbaring setelah minum obat, dan minum banyak cairan dapat membantu mencegah efek samping.

Tentang Penulis

Tentang Penulis

Penulis ini memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun menulis tentang obat-obatan dan kesehatan. Ia telah menerbitkan banyak artikel di jurnal medis dan situs web kesehatan ternama. Anda dapat terhubung dengan penulis di LinkedIn dan Facebook untuk mendapatkan informasi terbaru tentang obat-obatan dan kesehatan.

Blog Images
IMbhcrWBiaNkXth